Diceritakan zaman dahulu ada seorang laki-laki dari kaum bani Israel dia akan pergi dari desanya untuk merantau menuntut ilmu kenegri orang, kemudian Khabar akan kepergian laki laki ini terdengar oleh nabi mereka dan lelaki itupun disuruh menghadap sang nabi dan setelah lelaki itu menghadap, nabinya itu kemudian memberikan wejangan kepada lelaki tersebut "wahai anak muda aku akan mengajarkan kepada mu tiga perkara yang disana ada ilmunya orang orang dahulu dan sekarang" Tiga perkara itu adalah :
1. Takutlah kepada Allah baik saat sendiri maupun saat ada orang lain.
2. Jagalah lisanmu dari ngomongin orang lain kecuali kebaikannya.
3.lihatlah apa yang akan kamu makan sehingga kamu yaqin bahwa apa yang akan kamu makan adalah sesuatu yang halal.
Setelah lelaki itu mendengar wejangan dari nabinya, akhirnya diapun mengurungkan niatnya untuk pergi menimba ilmu kenegri orang. Karena tiga perkara yang di sampaikan nabi nya itu sudah cukup baginya untuk menjadi orang yang baik. Sebab tiga perkara tadi sudah mencakup tiga hal yang seharusnya dilakukan oleh setiap pribadi muslim yang baik.
1.berlaku baik kepada Allah dengan beriman dan bertaqwa kepadanya kapanpun dan dimanapun sehingga sekecil apapun perintah dan larangan nya selalu di jaga dengan baik karena dia yaqin Allah selalu mengetahui apa yang diperbuatnya.
يَعْلَمُ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَيَعْلَمُ مَا تُسِرُّوْنَ وَمَا تُعْلِنُوْنَۗ وَاللّٰهُ عَلِيْمٌ ۢبِذَاتِ الصُّدُوْرِ
"Dia mengetahui apa yang di langit dan di bumi, dan mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu nyatakan. Dan Allah Maha Mengetahui segala isi hati" (QS' at tagabun ayat 4)
2.berlaku baik kepada sesama manusia dengan tidak berbuat dzolim kepada mereka sekalipun hanya kedzoliman berupa perkataan seperti ngomongin aibnya, satu kedzoliman yang lumrah di lakukan oleh setiap orang. maka kalau seseorang mampu mengendalikan diri dari suatu perbuatan yang paling lumrah dan paling sering dilakukan oleh manusia maka tentu akan lebih mampu lagi mengendalikan diri dari yang lainnya.
3.berlaku baik terhadap diri nya sendiri dengan memastikan tidak ada makanan haram yang masuk kedalam perutnya. Kejahatan seseorang terhadap dirinya sendiri diantara yang paling sering adalah memakan barang haram karena makanan yang haram akan membahayakan orang yang memakannya seperti rusaknya jiwa, kerasnya hati, do'a nya tidak dikabul kan dan yang pasti daging yang tumbuh dari makanan yang haram akan menjadi santapan utama neraka jahanam.
dan harta riba.
إِنَّ الَّذِينَ يَأْكُلُونَ أَمْوالَ الْيَتامى ظُلْماً إِنَّما يَأْكُلُونَ فِي بُطُونِهِمْ ناراً وَسَيَصْلَوْنَ سَعِيراً
“Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka), (QS al-Nisa’ [4]: 10).
Jadi tiga hal ini merupakan tiga unsur pokok kebaikan yang mencakup keseluruhan kebaikan seseorang muslim. baik kepada Allah, baik kepada sesama manusia dan baik kepada dirinya sendiri.
Oleh : Agan. S.

0 Komentar